Kisah · Prancis
7 hari di Korsika
Kisah yang diceritakan seperti kepada teman, langkah demi langkah.
Di pulau, kita menghitung waktu lewat pasang surut, bukan jam. 7 hari di Korsika cukup untuk mengelilinginya dan meninggalkan sedikit bagian dirimu di sana.
Hari 1 · Ikon-ikon kota
Pagi hari, kita menuju Calanques de Piana. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,9 dari 5 (5.599 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Le cœur de la Corse. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju CORSICA QUAD. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,9 dari 5 (391 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Korsika mengurus sisanya.
Hari 2 · Menikmati alam terbuka
Pagi hari, kita menuju Réserve Naturelle de Scandola. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (2.637 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Le baiser de la Corse. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, Osani punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Plage de Tuara. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Korsika mengurus sisanya.
Hari 3 · Ikon-ikon kota
Pagi hari, kita menuju Cascade d’Aitone. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (1.087 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Plage d'Arone. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (1.178 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Promenades en Mer Corse Adrénaline. Di sini, rencananya justru tak punya rencana: susuri satu jalan, lalu jalan berikutnya, dan cari tempat makan saat perut mulai keroncongan. Para pelancong memberinya nilai 4,9 dari 5 (3.862 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Korsika mengurus sisanya.
Hari 4 · Ikon-ikon kota
Pagi hari, kita menuju A Cupulatta. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (4.502 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Train du maquis. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Cascade du Voile de la Mariée - Cascata di u Velu di a Spusata. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (354 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Korsika mengurus sisanya.
Hari 5 · Menikmati alam terbuka
Pagi hari, kita menuju Vallée du Fango. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (1.417 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Piscine naturelle de la vallée du Fango. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Plage de Galéria. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Korsika mengurus sisanya.
Hari 6 · Menikmati alam terbuka
Pagi hari, kita menuju Eucalyptus avenue. Di sini, rencananya justru tak punya rencana: susuri satu jalan, lalu jalan berikutnya, dan cari tempat makan saat perut mulai keroncongan. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Plage de Pinia. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (227 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Plage de Quarcione. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (307 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Korsika mengurus sisanya.
Hari 7 · Menikmati alam terbuka
Pagi hari, kita menuju Maison du Grand Site de France des Iles Sanguinaires - pointe de la Parata. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,5 dari 5 (1.988 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Plage Trottel. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Plage Terre Sacrée. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (840 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Korsika mengurus sisanya.
Kalau masih ingin menjelajah
Tempat lain yang ingin kuselipkan: Plage de Menasina, Cascate di Radule, Cascade des Anglais, Vallee Restonica, Paramoteur Corse dan Plage d’Aleria. Masukkan saja ke hari yang jadwalnya terasa longgar.
Tips dariku
Jalan kaki. Lalu naik transportasi umum: di sanalah kita bisa melihat kehidupan kota yang sesungguhnya.
Pesan tempat-tempat paling populer sehari sebelumnya. Antrean sudah berkali-kali merusak rencana pagi.
Bawa sedikit uang tunai setempat. Tempat-tempat terbaik sering kali justru belum punya fasilitas pembayaran yang lengkap.
Kalau kamu jadi pergi, ceritakan apa yang paling kamu suka. Korsika berubah, begitu juga aku.
Kisah Triovol · ditulis oleh seseorang yang ingin kembali besok
Jam operasional, harga, dan jadwal buka bisa berubah. Cek situs tempatnya sebelum berangkat agar tidak ada kejutan.
Bagikan pengalamanmu!
Pernah ke sana? Tips, alamat, kesalahan yang harus dihindari: pelancong berikutnya akan membacamu.