Kisah · Amerika Serikat
4 hari di New Orleans
Kisah yang diceritakan seperti kepada teman, langkah demi langkah.
Kita bukan sekadar mengunjungi New Orleans; kota ini punya cara sendiri untuk membuat kita betah. Aku akan mengajakmu menjelajah selama 4 hari, tanpa terburu-buru, sambil menyisakan waktu untuk hal-hal yang tak bisa direncanakan.
Hari 1 · Museum dan budaya
Pagi hari, kita menuju The National WWII Museum. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (30.699 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Ogden Museum of Southern Art. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (1.244 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, New Orleans punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Preservation Hall. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (5.300 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan New Orleans mengurus sisanya.
Hari 2 · Ikon-ikon kota
Pagi hari, kita menuju St. Louis Cathedral. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (5.214 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju The Cabildo Museum. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Para pelancong memberinya nilai 4,5 dari 5 (592 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, New Orleans punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Jackson Square. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (28.581 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan New Orleans mengurus sisanya.
Hari 3 · Museum dan budaya
Pagi hari, kita menuju New Orleans Museum of Art. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (5.421 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Sydney and Walda Besthoff Sculpture Garden. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,9 dari 5 (1.523 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, New Orleans punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju The Singing Oak. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (472 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan New Orleans mengurus sisanya.
Hari 4 · Menikmati alam terbuka
Pagi hari, kita menuju New Orleans City Park. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (20.080 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Menjelang siang, kita menuju Louisiana Children's Museum. Anak-anak masih akan membicarakannya berminggu-minggu kemudian. Orang dewasa juga, hanya saja mereka jarang mengakuinya. Para pelancong memberinya nilai 4,5 dari 5 (2.218 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, New Orleans punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju New Orleans Botanical Garden. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (1.612 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan New Orleans mengurus sisanya.
Kalau masih ingin menjelajah
Tempat lain yang ingin kuselipkan: Audubon Park, French Market, New Orleans Pharmacy Museum, Mardi Gras World, Audubon Insectarium dan The Historic New Orleans Collection. Masukkan saja ke hari yang jadwalnya terasa longgar.
Tips dariku
Jalan kaki. Lalu naik transportasi umum: di sanalah kita bisa melihat kehidupan kota yang sesungguhnya.
Pesan tempat-tempat paling populer sehari sebelumnya. Antrean sudah berkali-kali merusak rencana pagi.
Bawa sedikit uang tunai setempat. Tempat-tempat terbaik sering kali justru belum punya fasilitas pembayaran yang lengkap.
Kalau kamu jadi pergi, ceritakan apa yang paling kamu suka. New Orleans berubah, begitu juga aku.
Kisah Triovol · ditulis oleh seseorang yang ingin kembali besok
Jam operasional, harga, dan jadwal buka bisa berubah. Cek situs tempatnya sebelum berangkat agar tidak ada kejutan.
Bagikan pengalamanmu!
Pernah ke sana? Tips, alamat, kesalahan yang harus dihindari: pelancong berikutnya akan membacamu.