Kisah · Kanada
5 hari di Montreal
Kisah yang diceritakan seperti kepada teman, langkah demi langkah.
Kita bukan sekadar mengunjungi Montreal; kota ini punya cara sendiri untuk membuat kita betah. Aku akan mengajakmu menjelajah selama 5 hari, tanpa terburu-buru, sambil menyisakan waktu untuk hal-hal yang tak bisa direncanakan.
Hari 1 · Ikon-ikon kota
Pagi hari, kita menuju Mount Royal Park. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (26.726 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Menjelang siang, kita menuju Kondiaronk Belvedere. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (13.467 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, Quebec H3G 1A1 punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Grand Staircase of Mount Royal. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (547 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Montreal mengurus sisanya.
Hari 2 · Ikon-ikon kota
Pagi hari, kita menuju Montreal Museum of Fine Arts. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (18.000 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Saint Joseph's Oratory of Mount Royal. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (26.000 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Notre-Dame Basilica of Montreal. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (41.000 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Montreal mengurus sisanya.
Hari 3 · Kawasan dan cita rasa
Pagi hari, kita menuju Clock Tower. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Para pelancong memberinya nilai 4,5 dari 5 (2.686 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Bonsecours Market. Di sini, rencananya justru tak punya rencana: susuri satu jalan, lalu jalan berikutnya, dan cari tempat makan saat perut mulai keroncongan. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Untuk makan siang, Quebec H2L 0E2 punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Vieux-Port de Montréal. Di sini, rencananya justru tak punya rencana: susuri satu jalan, lalu jalan berikutnya, dan cari tempat makan saat perut mulai keroncongan. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (53.369 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Montreal mengurus sisanya.
Hari 4 · Museum dan budaya
Pagi hari, kita menuju Montreal Museum of Archaeology and History. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (8.700 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Menjelang siang, kita menuju Marché Atwater. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (13.000 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Untuk makan siang, pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Jean Talon Market. Di sini, rencananya justru tak punya rencana: susuri satu jalan, lalu jalan berikutnya, dan cari tempat makan saat perut mulai keroncongan. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (34.000 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Montreal mengurus sisanya.
Hari 5 · Menikmati alam terbuka
Pagi hari, kita menuju Jardin botanique de Montréal. Bawa air minum, kenakan sepatu yang nyaman, dan lupakan jam. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (30.398 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.
Menjelang siang, kita menuju The Montreal Tower. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Untuk makan siang, Quebec H1X 2B2 punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.
Sore hari, kita menuju Montreal Biodome. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,5 dari 5 (23.392 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.
Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Montreal mengurus sisanya.
Kalau masih ingin menjelajah
Tempat lain yang ingin kuselipkan: Parc Jean-Drapeau, Le Vieux Montréal, Casino de Montréal, Montréal Underground City, Montreal Olympic Park dan The Biosphere, Environment Museum. Masukkan saja ke hari yang jadwalnya terasa longgar.
Tips dariku
Jalan kaki. Lalu naik transportasi umum: di sanalah kita bisa melihat kehidupan kota yang sesungguhnya.
Pesan tempat-tempat paling populer sehari sebelumnya. Antrean sudah berkali-kali merusak rencana pagi.
Bawa sedikit uang tunai setempat. Tempat-tempat terbaik sering kali justru belum punya fasilitas pembayaran yang lengkap.
Kalau kamu jadi pergi, ceritakan apa yang paling kamu suka. Montreal berubah, begitu juga aku.
Kisah Triovol · ditulis oleh seseorang yang ingin kembali besok
Jam operasional, harga, dan jadwal buka bisa berubah. Cek situs tempatnya sebelum berangkat agar tidak ada kejutan.
Bagikan pengalamanmu!
Pernah ke sana? Tips, alamat, kesalahan yang harus dihindari: pelancong berikutnya akan membacamu.