Kisah · Peru

Akhir pekan di Cusco

Kisah yang diceritakan seperti kepada teman, langkah demi langkah.

Akhir pekan di Cusco, di Cusco

Kita bukan sekadar mengunjungi Cusco; kota ini punya cara sendiri untuk membuat kita betah. Aku akan mengajakmu menjelajah selama 2 hari, tanpa terburu-buru, sambil menyisakan waktu untuk hal-hal yang tak bisa direncanakan.

Hari 1 · Ikon-ikon kota

Pagi hari, kita menuju Plaza de Armas. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,8 dari 5 (82.486 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum · ulasan para pelancong.

Menjelang siang, kita menuju Church of the Society of Jesus. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (414 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.

Church of the Society of Jesus, di Cusco

Untuk makan siang, Cusco 08000 punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.

Sore hari, kita menuju Cusco Cathedral. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (2.213 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.

Malam hari, kita menuju ChocoMuseo. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.

Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Cusco mengurus sisanya.

Hari 2 · Museum dan budaya

Pagi hari, kita menuju Twelve Angled Stone. Tempat seperti ini bisa membuat kita terdiam sejenak, bahkan saat merasa sudah tahu segalanya. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,6 dari 5 (14.491 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.

Twelve Angled Stone, di Cusco

Menjelang siang, kita menuju Museo Machu Picchu Casa Concha. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.

Untuk makan siang, Cusco 08002 punya banyak pilihan. Pilih tempat yang ramai oleh warga setempat, bukan yang menunya diterjemahkan ke enam bahasa.

Sore hari, kita menuju Museo de Arte Precolombino Larco. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Wajib dikunjungi, dan memang ada alasannya. Para pelancong memberinya nilai 4,7 dari 5 (1.153 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.

Malam hari, kita menuju Museo Maximo Laura. Luangkan sekitar dua jam, lalu keluar sebelum puas menjelajah. Itulah rahasia agar ingin kembali. Para pelancong memberinya nilai 4,9 dari 5 (308 ulasan), dan aku tak akan membantah mereka. Praktisnya: lihat rute dengan transportasi umum, dan kalau ingin menghindari antrean, pesan tiket atau bandingkan di Tiqets.

Malam hari, ikuti saja suasana: duduk di teras, berjalan-jalan, dan biarkan Cusco mengurus sisanya.

Kalau masih ingin menjelajah

Tempat lain yang ingin kuselipkan: Q'enco Archaeological Complex, Saqsaywaman, Church and Convent of Santo Domingo of Guzmán, Qorikancha, Tambomachay dan Mercado Central de San Pedro. Masukkan saja ke hari yang jadwalnya terasa longgar.

Tips dariku

Jalan kaki. Lalu naik transportasi umum: di sanalah kita bisa melihat kehidupan kota yang sesungguhnya.

Pesan tempat-tempat paling populer sehari sebelumnya. Antrean sudah berkali-kali merusak rencana pagi.

Bawa sedikit uang tunai setempat. Tempat-tempat terbaik sering kali justru belum punya fasilitas pembayaran yang lengkap.

Kalau kamu jadi pergi, ceritakan apa yang paling kamu suka. Cusco berubah, begitu juga aku.

Kisah Triovol · ditulis oleh seseorang yang ingin kembali besok

Bagikan pengalamanmu!

Pernah ke sana? Tips, alamat, kesalahan yang harus dihindari: pelancong berikutnya akan membacamu.

0/600

Tanpa tautan atau hinaan. Pembaca dapat melaporkan pesan; tiga laporan akan menyembunyikannya.

    Jam operasional, harga, dan jadwal buka bisa berubah. Cek situs tempatnya sebelum berangkat agar tidak ada kejutan.